Adakah yang tidak pernah merasa kecewa? Hari gini gitu loh, dimana semua hal semakin dipermudah oleh teknologi, justru itulah saat dimana perasaan kecewa lebih sering muncul. Mengapa bisa begitu? Bisa saja, dengan segala kemudahan yang ada, maka antisipasi kita akan suatu kegagalan semakin berkurang.
Seperti masalah saya alami. Saya berharap kepada seseorang untuk mencintai kita, karena saya menganggap saya ini sudah mencintai dia dan gak move on-move on sampai 5 tahun, tapi ternyata endingnya gak sama seperti yang saya harapkan, dia malah cuek dan mungkin gak menganggap saya ada. Ya, tapi itu cuma saya ambil hikmah nya saja, bahwa saya jangan terlalu berharap kepada seseorang, nanti akhirnya malah sakit hati. Serahkan semua kepada Allah, karena allah pasti tahu semua yang terbaik untuk kita :). Waduh kok jadi curhat ..
Katanya sih, rasa kecewa yang muncul itu sebetulnya berasal dari diri sendiri,