Minggu, 18 Agustus 2013

Cara Mengatasi Rasa Kecewa

           Adakah yang tidak pernah merasa kecewa? Hari gini gitu loh, dimana semua hal semakin dipermudah oleh teknologi, justru itulah saat dimana perasaan kecewa lebih sering muncul. Mengapa bisa begitu? Bisa saja, dengan segala kemudahan yang ada, maka antisipasi kita akan suatu kegagalan semakin berkurang. 
          Seperti masalah saya alami. Saya berharap kepada seseorang untuk mencintai kita, karena saya  menganggap saya ini sudah mencintai dia dan gak move on-move on sampai 5 tahun, tapi ternyata endingnya gak sama seperti yang saya harapkan, dia malah cuek dan mungkin gak menganggap saya ada. Ya, tapi itu cuma saya ambil hikmah nya saja, bahwa saya jangan terlalu berharap kepada seseorang, nanti akhirnya malah sakit hati. Serahkan semua kepada Allah, karena allah pasti tahu semua yang terbaik untuk kita :). Waduh kok jadi curhat ..
          Katanya sih, rasa kecewa yang muncul itu sebetulnya berasal dari diri sendiri,
bukan dari peristiwanya itu. Jadi maksudnya bukan peristiwa yang terjadi yang menyebabkan rasa kecewa timbul, tapi bagaimana sikap kita memandang peristiwa itu. 
          Nah, kalau begitu, obat mengatasi kecewa tersebut ya ada pada diri kita sendiri nih. Jadi, sangat diperlukan antisipasi sejak awal, bahwa saat berharap pada sesuatu atau seseorang, maka ada dua hal nyata yang akan kita hadapi, kesesuaian atau ketidaksesuaian dengat kenyatannya. Namun, walaupun sudah bisa diantisipasi sejak awal, yang namanya rasa kecewa tetap saja bisa muncul. 
          Banyak tips sebetulnya bagaimana cara mengobati rasa kecewa. Kita bisa curhat dengan mengeluarkan uneg-uneg yang mengganjal. Biasanya setelah bercerita, ada perasaan lega pada diri kita. Selain curhat pada seseorang yang dipercaya, kita juga bisa salurkan rasa kecewa dengan menulis. Kalau yang ini sebetulnya saran yang sedang saya jalankan, buat menghilangkan rasa kecewa saya sih hihihi.
          Mencari kegiatan yang menyenangkan untuk membuang perasaan kecewa sangat disarankan. Cuma ya itu, kalau sedang tidak mood, apapun jadi tidak menarik sih (pembelaan diri). Tapi, kenapa tidak diusahakan? Catat baik-baik, bahwa saat kita kecewa, jangan memanjakan perasaan itu dengan menyimpannya dengan manis di dalam hati. Jangan juga dipelihara. Sekecil apapun rasa kecewa itu, bila tidak segera disembuhkan, akan mengganggu perasaan kita, bahkan mengganggu kesehatan fisik maupun psikis kita. Nah lho! Jadi, berusaha sekeras apapun untuk mengatasinya. Buanglah kecewa pada tempatnya. 

           Satu lagi, jangan lupa kita selalu berdoa kepada Allah, karena jika kita selalu memohon kepada Allah, niscaya Ia akan memberikan apa yang kita butuhkan, meskipun terkadang kita tidak tahu kapan hal indah itu akan terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar